PENGOLAHAN AIR TANAH MENJADI AIR SIAP MINUM

Di berbagai media, seperti fb (facebook), tweeter, atau media sosial lainnya, banyak sekali orang yang membahas tentang teknologi pengolahan air. Seperti di ketahui, bahwa pengguna fb di Indonesia semakin hari semakin besar jumlahnya dan itu merupakan potensi bagi kita untuk sharing ilmu pengetahuan tentang banyak hal, utamanya tentang teknologi pengolahan air.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa masalah air ebrsih adalah masalah bersama, masalah seluruh dunia dan bahkan diprediksi pada tahun 2015 akan terjadi krisis air bersih di kota-kota besar.  Oleh karenanya, sejak sekarang perlu kita memberikan pemahaman tentang pengolahan air bersih. Banyak teknologi yang ditawarkan, mulai dari teknologi konvensional sampai teknologi paling maju (modern).

Kondisi sumber air pada setiap daerah berbeda-beda, tergantung pada keadaan alam dan kegiatan manusia yang terdapat di daerah tersebut. Penduduk yang tinggal di daerah dataran rendah dan berawa seperti di Sumatera dan Kalimantan menghadapi kesulitan memperoleh air bersih untuk keperluan rumah tangga, terutama air minum. Hal ini karena sumber air di daerah tersebut adalah air gambut yang berdasarkan parameter baku mutu air tidak memenuhi persyaratan kualitas air bersih.

Air gambut mengandung senyawa organik terlarut yang menyebabkan air menjadi berwarna coklat dan bersifat asam, sehingga perlu pengolahan khusus sebelum siap untuk dikonsumsi. Senyawa organik tersebut adalah asam humus yang terdiri dari asam humat, asam fulvat dan humin. Asam humus adalah senyawa organik dengan berat molekul tinggi dan berwarna coklat sampai kehitaman, terbentuk karena pembusukan tanaman dan hewan, sangat tahan terhadap mikroorganisme dalam waktu yang cukup lama (Notodarmojo, 1994). Air gambut di Indonesia merupakan salah satu sumber daya air yang masih melimpah, kajian pusat Sumber Daya Geologi Departemen Energi dan Sumber  Daya Mineral melaporkan bahwa sampai  tahun 2006 sumber daya lahan gambut di Indonesia mencakup luas 26 juta ha yang tersebar di pulau kalimantan ( 50 %), Sumatera ( 40 %) sedangkan sisanya tersebar di papua dan pulau-pulau lainnya. Dan untuk lahan gambut Indonesia menempati posisi ke – 4 terluas setelah Canada, Rusia dan Amerika Serikat (Tjahjono, 2007).

Teknologi pengolahan air

Teknologi pengolahan air lebih kurang sama dengan meracik resep, dibutuhkan jenis bahan dan takaran yang tepat agar menghasilkan air olahan yang bagus dan berkualitas. Selain teknologi konvensional, saat ini sudah banyak dikenal orang teknologi pengolahan air dengan menggunakan membrane, baik membrane ultrafiltrasi maupun membrane reverse osmosis.

Teknologi Ultrafiltrasi (UF)

Teknologi Membran Ultrafiltrasi (UF) merupakan salah satu terobosan teknologi yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan dalam pengolahan air bersih. Sifat membran yang sangat selektif telah terbukti mampu rnemisahkan berbagai kontaminan dari dalam air sehingga diperoleh air yang bersih, baik secara fisik, kimia maupun biologi dan bahkan aman untuk dikonsumsi.

Ultrafiltrasi atau Ultra Filtration adalah suatu teknologi filtrasi dengan besaran pori 0.01 mikron Sistem kerja dari ultra filtration sebagai berikut :

Air masuk dengan tekanan rendah +/- 1.5 bar melalui lubang halus dengan diameter 0.5-2 mm. Ukuran pori filter 0.01-0.05 μm (sebagai pembanding sehelai rambut memiliki besar 50μm – jadi pori-pori dari UF ini 500 kali lebih besar) Kontaminasi dengan ukuran yang lebih besar dari 0.05μm tertahan dan terbuang secara berkala pada saat dilakukan back flushing ataupun forward flushing.
Keunggulan dari sistem UF ini adalah pori-pori yang memiliki nilai absolut dibandingkan dengan filter biasa. Filter UF memiliki ukuran sangat kecil dibandingkan dengan bakteri sehingga lebih steril dari filterisasi biasa.

  • Penghambat mikroorganisma dan bakteri yang lengkap. Qualitas hasil yang difilter tidak tergantung dari air masuk
  • Ultrafiltrationjuga dapat membuang chlorine resistant germs seperti cryptosporidium. Konsentrat (air limbah) juga akan terbuang .
  • Dalam sistem yang dirangkai secara lengkap dapat menurunkan biaya investasi.dan juga biaya perawatan.
  • Memungkinkan sistem yang full otomatis.
  • dapat membuang hampir semua film-forming pada membrane reverse osmosis, sehingga dapat memperpanjang umur membrane

Sistem Reverse Osmosis (RO)

Menggunakan membran yang bersifat selektif semi permeabel dapat memisahkan air murni dari kotoran bahan pencemarnya. Membran yang berdimensi 0,0001 mikron mampu bekerja hingga memurnikan air dari berbagai aspek pencemaran seperti fisika, kimia dan mikrobiologi.

Sistem ini bukan saja sudah teruji secara kualitatif juga kuantitatif sehingga telah digunakan untuk pengembangan proyek NASA, industri soft drink raksasa,

Air RO direkomendasikan oleh :

  • Rumah sakit terkemuka untuk mesin Haemodialisa (cuci darah)
  • Industri farmasi sebagai pelarut obat
  • NASA, Badan Antariksa AS
  • Industri soft drink raksasa di seluruh dunia
  • Angkatan Laut AS, pada kapal selam dan kapal perang

Manfaat Air RO

  • Mengurangi kadar keasaman darah
  • Menjaga dan meningkatkan kesegaran tubuh
  • Mempercepat pengaruh daya larutan
  • Memperbaiki sirkulasi darah
  • Memperbaiki metabolisme
  • Mencegah pembiakan bakteri
  • Membantu pertumbuhan dan perkembangan

Air RO dapat digunakan banyak di berbagai industry, karena TDS water RO dapat dibuat hingga “0” sehingga sangat sesuai digunakan pada suatu proses yang tidak membutuhkan adanya unsur mineral dalam air. Dimana diketahui, mineral yang terkandung dalam air dapat mempengaruhi proses yang diingini.

Seperti halnya air minum dalam kemasan yang banyak beredar di pasaran, umumnya mengandung TDS 100 atau kurang dan biasanya banyak mengandung mineral. Jika ini digunakan dalam proses produksi, sementara kehadiran mineral tsb tidak dibutuhkan, maka tentu kualtas produk akan mengalami perubahan dari apa yang diingini

KEUNTUNGAN DAN KEUNGGULAN MODUL RO

Modul RO mempunyai ciri-ciri yang sangat khusus sebagai model pengolah air yaitu:

  1. Kebutuhan Energi relatif hemat.
  2. Hemat Ruangan.
  3. Mudah dalam pengoperasian karena pengendalian operasi terpusat pada satu panel yang kecil dan sederhana.
  4. Kemudahan untuk menambah kapasitas.
  5. Produksi airnya dapat langsung diminum, tanpa dimasak dahulu.
  6. RO mudah dipindahkan ke lokasi lain (ada yang terpasang dalam unit mobil RO atau kontainer).

Kami menyediakan modul pemurni air berteknologi Ultrafiltrasi (UF) dan reverse osmosis (RO) untuk kapasitas kecil (rumah tangga), kapasitas sedang dan besar untuk kebutuhan industri, laboratorium, rumah sakit, dan kebutuhan lainnya.

Category : Berita Posted on September 5, 2011

Comments are closed.